Cara Memulai Bisnis Ternak Merpati Potong (Squab)

Ternaktani
Ternaktani
September 26, 2026 4 Min Read 0

Gubuku – Bosan sama ide bisnis ternak yang itu-itu aja kayak ayam atau bebek? Kalau kamu Gen Z yang lagi nyari peluang usaha di bidang peternakan dengan persaingan yang masih longgar tapi pasarnya premium, ternak merpati potong (squab) bisa jadi jawabannya!

Daging merpati muda—yang biasa disebut squab—lagi dicari banget sama restoran mewah, hotel, hingga penjual kuliner Chinese food. Teksturnya yang super lembut, gurih, dan tinggi protein bikin harganya relatif stabil dan punya nilai jual tinggi. Gimana cara mulainya buat pemula? Simak panduan step-by-step yang sat-set dan gampang dipahami ini!

Kenapa Bisnis Merpati Potong Layak Dilirik Gen Z?

Sebelum masuk ke teknis, kamu perlu tahu kenapa bisnis ini punya prospek cerah:

  • Masa Panen Super Cepat: Daging squab dipanen saat burung berusia 28–30 hari (sebelum burung bisa terbang). Jadi perputaran modalnya tergolong kilat!

  • Indukan Hemat Tenaga: Burung merpati adalah orang tua yang sangat bertanggung jawab. Mereka yang mengerami telur dan menyuapi anaknya sampai siap panen. Kamu gak perlu repot beli mesin penetas otomatis.

  • Harga Jual Premium: Dibanding daging ayam broiler, harga pasaran daging merpati jauh lebih tinggi karena masuk kategori kuliner spesialis.

  • Lahan Efisien: Gak butuh kandang seluas lapangan bola, kamu bisa manfaatkan area halaman belakang rumah.

Langkah Kunci Memulai Ternak Merpati Potong

1. Pilih Ras/Indukan Merpati Khusus Potong

Jangan pakai merpati balap atau merpati hias biasa ya! Untuk ternak potong, kamu butuh jenis merpati dengan postur tubuh bongsor dan pertumbuhan cepat.

  • King Pigeon (White King): Jenis paling populer untuk industri squab karena dagingnya tebal dan warna kulitnya bersih.

  • Carneau & Mondain: Punya ukuran tubuh besar dan laju reproduksi yang bagus.

Tips Cerdas: Beli sepasang indukan yang sudah terbukti jodoh (monogamus) dan siap bertelur agar kamu gak membuang waktu menyeleksi jantan-betina dari nol.

2. Penyiapan Kandang yang Nyaman

Burung merpati butuh sirkulasi udara yang baik dan bebas dari lembap. Ada dua tipe kandang yang umum dipakai:

  1. Kandang Baterai (Paling Direkomendasikan): 1 pasang indukan berada dalam 1 kotak khusus (). Keunggulannya: pemberian pakan lebih terkontrol dan indukan gak stres terganggu merpati lain.

  2. Kandang Koloni: Gabungan banyak pasang merpati dalam satu area luas. Lebih hemat biaya buat awal, tapi risko perkelahian antar jantan lebih tinggi.

Baca Juga  Cara Mengatur Pakan Kambing Agar Cepat Gemuk

Pastikan di dalam kandang terdapat sarang eram (bisa pakai mangkok plastik/gerabah dialasi jerami) dan tempat makan/minum yang bersih.

3. Manajemen Pakan dan Air

Biar anak merpati (squab) tumbuh bobotnya secara maksimal sebelum usia 30 hari, nutrisi indukannya harus terjaga.

  • Menu Pakan: Campuran biji-bijian berkualitas seperti jagung pecah, kacang hijau, beras merah, dan pelet pakan khusus.

  • Berikan Grit (Asupan Mineral): Campuran remukan kulit kerang, batu bata merah halus, dan sedikit garam. Mineral ini wajib ada untuk bantu pencernaan dan menguatkan cangkang telur.

  • Air Bersih: Ganti air minum setiap hari karena merpati sangat rajin minum saat memproduksi susu tembolok (pigeon milk) buat anak-anaknya.

Skema Siklus Panen dan Perhitungan Cuan

Biar kamu makin kebayang prospek bisnisnya, ini dia alur produksi merpati potong:

[Indukan Bertelur (2 Butir)] âž” [Diperami 18 Hari] âž” [Menetas] âž” [Disuapi Indukan 28-30 Hari] âž” [PANEN SQUAB]
  • Bobot Panen Ideal: Sekitar per ekor (bergantung ras).

  • Target Usia Panen: Tepat sebelum squab belajar terbang (), karena di fase ini dagingnya berada dalam kondisi paling empuk, juicy, dan belum berserat keras.

Strategi Pemasaran Strategis Buat Gen Z

Gak cuma jago ternak, kamu juga wajib jago jualan. Manfaatkan kemudahan digital jaman sekarang:

  1. Incar Pasar B2B (Business to Business): Tawarkan pasokan rutin ke restoran Chinese food, rumah makan bebek/burung goreng, dan catering pernikahan.

  2. Branding Media Sosial: Buat konten video pendek (TikTok/Instagram Reels) seputar kebersihan kandang dan kualitas pakan squab kamu. Edukasi penonton tentang tingginya gizi daging merpati dibanding daging pakan lain.

  3. Jual Kemasan Frozen (Siap Masak): Olah squab menjadi produk karkas bersih beku (frozen) lengkap dengan bumbu ungkep. Tawarkan via e-commerce atau layanan deliv-order lokal.

Baca Juga  Pemasaran Bibit Ikan Lele Lewat Group Facebook & Tokopedia

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *