Gubuku – Buat kamu yang lagi menjalankan bisnis ternak babi pembesaran, melihat babi sering menggosok-gosokkan badannya ke dinding kandang sampai kulitnya lecet pasti bikin pusing. Hati-hati, itu bukan cuma gatal biasa, tapi tanda utama serangan Penyakit Scabies (Kudis)!
Scabies disebabkan oleh tungau mikroskopis (Sarcoptes scabiei) yang menggali terowongan di bawah kulit babi. Memang penyakit ini jarang berujung fatal, tapi efeknya bikin rugi parah! Babi yang gatal bakal stres, nafsu makan turun drastis, dan pertumbuhan bobot tubuhnya jadi tersendat (stunting).
Biar bisnis kamu gak merugi, yuk intip trik ampuh dan sat-set mengatasi scabies pada babi pembesaran khusus buat peternak muda!
Ciri-Ciri Babi Pembesaran Terkena Scabies
Sebelum melakukan tindakan pengobatan, pastikan kamu bisa mengenali gejalanya sejak awal (early detection):
-
Sering Menggosokkan Badan: Babi tampak gelisah dan terus-menerus menggosokkan telinga, leher, atau badan ke tiang/dinding kandang.
-
Kulit Memerah & Tebal: Muncul bintik kemerahan yang lama-kelamaan memudar jadi kerak/keropeng tebal abu-abu kecokelatan di area telinga, mata, leher, dan lipatan kaki.
-
Bulu Rontok: Area kulit yang terinfeksi mulai botak dan tampak kasar seperti bersisik.
-
Nafsu Makan Anjlok: Babi lebih sibuk menggaruk daripada makan.
Trik Ampuh Mengobati Scabies sampai Tuntas
Pengobatan scabies harus dilakukan secara menyeluruh: mengobati babi yang sakit sekaligus membersihkan lingkungan kandangnya!
[Isolasi Babi Sakit] ---> [Injeksi / Semprot Obat] ---> [Sterilisasi Kandang]
1. Pisahkan Babi yang Terinfeksi (Karantina)
Tungau scabies sangat mudah menular lewat kontak fisik langsung. Begitu melihat ada satu ekor babi dengan gejala keropeng, langsung pindahkan ke kandang isolasi khusus. Jangan biarkan dia berada di satu sekat bersama babi sehat lainnya.
2. Berikan Obat Antiparasit yang Tepat
Obat khusus scabies yang paling ampuh dan umum digunakan adalah golongan Ivermectin:
-
Injeksi (Suntik): Suntikkan Ivermectin di bawah kulit (subkutan) sesuai dengan dosis bobot badan babi. Obat ini bakal bekerja lewat aliran darah untuk membunuh tungau yang bersarang di dalam kulit.
-
Ulangi Dosis (Booster): Lakukan penyuntikan ulang setelah 10–14 hari. Ini trik krusial! Suntikan kedua bertujuan membunuh tungau-tungau baru yang baru menetas dari telur yang tersisa.
3. Bersihkan Keropeng Tebal dengan Salep/Semprot
Untuk mempercepat penyembuhan kulit luar, kamu bisa mengoleskan salep belerang (sulfur) atau menyemprotkan larutan antiparasit ke bagian kulit yang tebal dan bersisik setelah dibersihkan dengan air hangat dan sabun.
Trik Sterilisasi Kandang: Pembasmi Tungau di Lingkungan
Mengobati babinya saja gak akan cukup kalau tungau di sekitar kandang masih berkeliaran!
Pencegahan Biar Scabies Gak Balik Lagi
-
Jaga Kelembapan Kandang: Tungau sangat menyukai area yang basah dan lembap. Pastikan sirkulasi udara lancar dan sinar matahari bisa masuk ke area kandang.
-
Semprot Antiseptik Berkala: Lakukan sanitasi rutin setidaknya sepekan sekali.
-
Cek Babi Baru: Jika kamu baru membeli bibit/bakalan babi pembesaran baru, selalu karantina dulu selama 7–14 hari sebelum digabung ke kandang utama.


