Gubuku – Buat kamu para horse enthusiast atau peternak muda Gen Z, ngeliat kuda kesayangan mendadak lemas, demam tinggi, dan keluar ingus kental itu pasti bikin kepikiran banget. Apalagi kalau benjolan di sekitar leher atau rahangnya mulai membesar dan bernanah.
Kondisi ini dikenal dengan sebutan Strangles atau sering disebut masyarakat sebagai Flu Kuda.
Penyakit ini sangat menular dan bisa dengan cepat menyebar ke seluruh penghuni kandang kalau penanganannya lambat. Tapi tenang, gak usah langsung panik! Yuk, paham gejala awal, trik mengatasi, dan langkah isolasi yang tepat biar kuda kamu cepat pulih dan kandang tetap aman!
Apa Itu Penyakit Strangles pada Kuda?
Strangles adalah penyakit infeksi saluran pernapasan atas pada kuda yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus equi. Disebut “strangles” (yang artinya mencekik) karena pembengkakan kelenjar getah bening di area leher dan rahang bisa begitu besar hingga menyumbat saluran napas kuda.
Penyakit ini bisa menular secara langsung (lewat kontak antar-kuda) maupun tidak langsung (lewat tempat makan, tempat minum, peralatan tack, hingga pakaian perawat kandang).
Gejala Awal Strangles yang Wajib Kamu Waspadai
Sebelum makin parah, kenali tanda-tanda awal kuda terkena strangles:
-
Demam Tinggi Mendadak: Suhu tubuh kuda naik drastis (mencapai ).
-
Keluar Ingus Kental: Hidung mengeluarkan lendir tebal berwarna kuning kekuningan atau kehijauan.
-
Pembengkakan Kelenjar Rahang: Muncul benjolan keras dan nyeri di bawah rahang atau leher yang lambat laun bisa pecah dan mengeluarkan nanah.
-
Kehilangan Nafsu Makan: Kuda sulit menelan karena rasa sakit di area tenggorokan, sehingga sering menolak makanan keras.
-
Batuk dan Sering Menunduk: Kuda terlihat lesu, kepala sering ditundukkan untuk mengurangi rasa nyeri di leher.
Trik Mengatasi & Menyembuhkan Strangles pada Kuda
Kalau kamu mendeteksi gejala di atas, lakukan tindakan cepat dan terstruktur berikut:
1. Berlakukan Prosedur Isolasi Ketat (Zona Merah)
-
Pindahkan kuda yang sakit ke kandang isolasi yang berjarak cukup jauh dari kuda sehat (minimal ).
-
Gunakan peralatan pakan, minum, dan pembersih khusus yang tidak boleh dicampur dengan kuda lain.
-
Orang yang merawat kuda sakit harus mengganti baju/sepatu boots atau melakukan disinfeksi total sebelum menyentuh kuda sehat.
2. Kompres Hangat untuk Membantu Benjolan Abses
-
Jika kelenjar leher membengkak keras, kompres dengan air hangat secara berkala.
-
Kompres hangat membantu mempercepat pematangan abses (benjolan nanah) agar pecah secara alami dan mengurangi rasa nyeri tekanan.
-
Setelah abses pecah, bersihkan cairan nanah secara hati-hati menggunakan larutan antiseptik (seperti povidone-iodine encer) dan pastikan limbah nanah dibakar/dibuang dengan aman karena mengandung banyak bakteri.
3. Pemberian Nutrisi & Pakan Lunak
-
Karena lehernya sakit untuk menelan, berikan pakan yang lunak (mashed feed, rumput segar yang dipotong kecil, atau pakan basah).
-
Sediakan air bersih yang cukup dan posisikan wadah pakan/minum agak tinggi agar kuda tidak perlu menunduk terlalu dalam.
4. Konsultasi & Pengobatan dari Dokter Hewan
-
Segera hubungi dokter hewan (vet) untuk diagnosa pasti.
-
Dokter hewan biasanya akan memberikan antiinflamasi/anti-nyeri untuk menurunkan demam dan mempercepat pemulihan.
-
Pemberian antibiotik harus sesuai petunjuk dokter hewan, karena jika diberikan di waktu yang salah (seperti saat abses belum matang), justru bisa memperpanjang proses penyembuhan.
Langkah Pencegahan biar Penyakit Gak Balik Lagi
penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo


