Panduan Pembuatan Pakan Pellet Khusus Rusa Penangkaran

Ternaktani
Ternaktani
October 5, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat kamu para peternak muda dan pengelola penangkaran Gen Z, mengelola pakan rusa penangkaran itu ada seni dan tekniknya tersendiri. Rusa memang hewan ruminansia yang hobi makan rumput dan dedaunan segar. Tapi kalau cuma ngandelin pakan hijau-hijauan saja, pertumbuhan mereka bakal cenderung lambat, produktivitas reproduksi kurang maksimal, dan biaya operasional ngarit pakan bisa bikin boncos di waktu dan tenaga.

Solusi paling modern dan efisien saat ini adalah memberikan pakan konsentrat berbentuk pellet (pelet).

Pakan pelet gak cuma praktis disimpan, tapi juga bisa diracik sesuai kebutuhan nutrisi rusa—mulai dari protein, energi, hingga mineral penting. Yuk, simak panduan lengkap cara membuat pakan pelet khusus rusa penangkaran yang gampang dipraktikkan!

Kenapa Harus Beralih ke Pakan Pelet Formulasi?

Membuat pakan racikan sendiri dalam bentuk pelet punya sederet keuntungan buat keberlanjutan bisnis penangkaran kamu:

  1. Nutrisi Terukur & Merata: Rusa sering memilih-milih pakan (selective feeder). Dalam bentuk pelet, setiap butiran sudah mengandung campuran bahan yang homogen, jadi rusa gak bisa cuma milih bahan yang disukai aja.

  2. Pertumbuhan Lebih Cepat: Kandungan protein dan energi yang terukur bikin bobot badan rusa bertambah lebih stabil dan mempercepat pertumbuhan tanduk (antler) pada rusa jantan.

  3. Penyimpanan Awet & Efisien: Pelet yang dikeringkan dengan benar bisa bertahan bertbulan-bulan tanpa membusuk, beda dengan pakan hijau yang gampang layu dalam hitungan jam.

Bahan-Bahan Racikan Pellet Rusa Penangkaran

Rusa butuh pakan dengan kadar Protein Kasar (PK) sekitar 14–16% untuk pertumbuhan ideal. Berikut bahan-bahan lokal yang gampang didapat beserta fungsinya:

1. Sumber Energi (Pakan Dasar)

  • Dedak Padi / Katul (30–35%): Sumber energi yang murah dan disukai ruminansia.

  • Jagung Giling (20–25%): Memberikan karbohidrat tinggi untuk stamina dan pembentukan lemak tubuh.

Baca Juga  Trik Memulai Penangkaran Burung Unta (Ostrich) di Indonesia

2. Sumber Protein

  • Bungkil Kedelai / Bungkil Kelapa Sawit (15–20%): Membantu pembentukan jaringan otot dan mendukung kualitas susu pada induk rusa yang menyusui.

  • Tepung Daun Lamtoro / Kelor Kering (10%): Sumber protein hijau alami yang kaya serat halus.

3. Pengikat & Tambahan Nutrisi (Premix)

  • Molases / Tetes Tebu (3–5%): Berfungsi sebagai pengikat (binder) adonan pelet sekaligus penambah aroma manis yang disukai rusa.

  • Tepung Batu / Mineral Grid & Garam Dapur (1–2%): Sangat krusial buat kalsium dan fosfor demi pembentukan struktur tulang dan tanduk yang kuat.

Langkah-Langkah Pembuatan Pellet Rusa

Proses pembuatan pelet bisa dilakukan pakai mesin pencetak sederhana skala rumah tangga atau UMKM. Ikuti langkah-langkah ini:

Step 1: Penimbangan & Pencampuran Kering (Dry Mixing)

  • Timbang semua bahan sesuai persentase target secara akurat.

  • Campurkan bahan-bahan kering (dedak, jagung giling, bungkil, tepung daun, dan mineral) sampai benar-benar merata (homogen).

Step 2: Pencampuran Basah (Wet Mixing)

  • Encerkan molases dengan sedikit air hangat.

  • Siramkan larutan molases ke dalam adonan kering secara bertahap sambil diaduk hingga tekstur adonan bisa dikepal (kadar air sekitar 20–25%).

Step 3: Pencetakan (Pelleting)

  • Masukkan adonan ke dalam mesin pencetak pelet (pellet mill).

  • Atur ukuran die (lubang cetakan) sekitar 4–6 mm, disesuaikan dengan bukaan mulut rusa agar nyaman saat dikunyah.

Step 4: Pengeringan & Pendinginan

  • Kurangi kadar air pelet hasil cetakan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan mesin dryer.

  • Pastikan kadar air akhir di bawah 12% agar pelet tidak gampang berjamur saat disimpan di dalam karung.

Do’s & Don’ts Pemberian Pellet pada Rusa

Do’s (Wajib Dilakukan) Don’ts (Pantangan Dilarang)
Gunakan pelet sebagai pakan penguat, tetap sediakan serat/rumput segar minimal 30–40% dari total pakan harian Dilarang mengganti total pakan rumput dengan pelet 100% karena bisa mengganggu fungsi rumen (pencernaan) rusa
Lakukan adaptasi pakan bertahap selama 7–10 hari jika rusa baru pertama kali mengenali pelet Dilarang memberikan pelet yang sudah berbau tengik, lembap, atau berjamur
Sediakan air minum bersih (ad libitum) secara terus-menerus di dekat tempat pakan Dilarang menaruh pelet di wadah terbuka yang terkena air hujan langsung
Baca Juga  Cara Mengolah Limbah Dapur Menjadi Media Tumbuh Maggot BSF

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Ampuh Mengatasi Penyakit Parasit Darah pada Kuda...
Gubuku - Buat kamu para pecinta kuda, equestrian, atau yang...
Read more
Cara Beternak Burung Perkutut Bangkok Penghasil Suara
Gubuku - Siapa bilang pelihara burung perkutut itu cuma hobinya...
Read more
Cara Memulai Ternak Burung Lovebird Warna Langka
Gubuku -Buat kamu Gen Z yang lagi nyari ide bisnis...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *