Gubuku – Sebelum masuk ke praktek, kamu harus tahu kenapa pupuk hasil olahan limbah maggot ini lagi hits banget di kalangan pecinta tanaman:

  • Nutrisi Melimpah: Kasgot kaya akan unsur hara makro (N, P, K) serta mikro yang dibutuhkan tanaman buat tumbuh rimbun dan cepat berbuah.

  • Gak Berbau: Proses fermentasi alami oleh maggot bikin bau busuk dari limbah atau kotoran ternak hilang total.

  • Ramah Lingkungan: Prinsip zero waste banget! Kamu membantu mengurangi penumpukan sampah organik di lingkungan sekitar.

Alat & Bahan yang Perlu Disiapkan

Gak butuh peralatan laboratorium yang rumit, kamu cuma butuh bahan-bahan sederhana yang gampang ditemuin:

Bahan Utama:

Bahan Aktivator (Pemicu Fermentasi):

  • EM4 Pertanian / Peternakan: 2–3 tutup botol

  • Molase / Tetes Tebu: 2 sendok makan (bisa diganti gula merah/gula pasir yang dilarutkan)

  • Air Bersih: 1–2 liter (gunakan air bebas kaporit)

Step-by-Step Cara Bikin Pupuk Kasgot Super Subur

Proses pembuatannya simpel dan bisa kamu lakukan di pekarangan rumah atau area peternakan.

1. Racik Larutan Aktivator

Campurkan EM4, larutan gula/molase, dan air ke dalam wadah atau botol sprayer. Aduk rata lalu diamkan selama 10–15 menit biar bakteri baik di dalam EM4 “terbangun” dan aktif.

2. Campurkan Semua Bahan Organik

Aduk rata kasgot, kotoran ternak, dan sekam/dedaunan kering di atas terpal atau permukaan yang bersih. Pastikan teksturnya homogen (tercampur merata).

3. Atur Kelembapan (Jangan Terlalu Basah!)

Semprotkan larutan aktivator sedikit demi sedikit ke tumpukan bahan sambil diaduk.

💡 Trick Pengujian Kelembapan:

Kepal campuran pupuk dengan tangan. Kalau bahan menyatu tapi tidak meneteskan air, berarti kelembapannya udah pas (sekitar 40–50%). Kalau terasa kering, tambah semprotan airnya.

4. Proses Fermentasi (Pengomposan)

Masukkan campuran tadi ke dalam karung, drum plastik, atau wadah yang punya sirkulasi udara cukup. Tutup rapat dan simpan di tempat yang teduh (tidak terkena sinar matahari langsung dan hujan) selama 7 hingga 14 hari.

Baca Juga  Bisnis Bebek Petelur

5. Pantau dan Aduk Berkala

Setiap 3 hari sekali, buka wadah dan aduk pupuk. Proses fermentasi bakal menimbulkan hawa panas (hal yang normal karena bakteri sedang bekerja). Pengadukan berfungsi buat menurunkan suhu dan menjaga sirkulasi oksigen.

Ciri-Ciri Pupuk Kasgot yang Sudah Matang & Siap Pakai

Gimana cara tahu kalau pupuk kasgot kamu udah siap dipakai? Cek tanda-tandanya berikut:

  • Suhu Dingin: Suhu tumpukan kompos sudah kembali normal/dingin (sama dengan suhu ruangan).

  • Bau Tanah: Udah gak ada bau kotoran atau bau busuk sama sekali. Baunya berubah jadi seperti bau humus/tanah segar.

  • Warna Gelap: Warnanya berubah menjadi cokelat kehitaman mirip tanah subur.

  • Tekstur Gembur: Saat dipegang terasa renyah, gembur, dan tidak menggumpal basah.

Cara Penggunaan Pupuk Kasgot pada Tanaman

Setelah matang, pupuk kasgot bisa langsung kamu aplikasikan:

  1. Dosis Campuran Media Tanam: Campurkan kasgot dengan tanah dan sekam dengan perbandingan 1 : 2 : 1 saat menanam tanaman di pot/polybag.

  2. Pupuk Susulan: Taburkan 1–2 genggam kasgot di sekitar perakaran tanaman seminggu atau dua minggu sekali.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Cara Beternak Babi Jenis Yorkshire / Large...
Gubuku - Buat kamu para Gen Z yang tertarik terjun...
Read more
Trik Mengatasi Anemia Fe (Kekurangan Zat Besi)...
Gubuku - Buat kamu para peternak muda Gen Z, pernah...
Read more
panduan Manajemen Penimbangan Bobot Babi Siap Potong
Gubuku - Ngedua belas bulan ngerawat ternak, giliran waktu panen...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *