Cara Mengatasi Kematian Masal Ikan Akibat Fenomena Upwelling

Ternaktani
Ternaktani
August 28, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Bayangin kamu udah investasi waktu dan modal buat budidaya ikan, eh tiba-tiba dalam semalam ribuan ikan ngap-ngapan di permukaan terus mati massal. Horor banget, kan?

Di dunia perikanan (khususnya waduk, danau, atau tambak dalam), musuh bebuyutan yang sering bikin peternak rugi jutaan rupiah ini namanya fenomena upwelling atau sering disebut umbalan.

Buat kamu pembudidaya ikan muda yang gak mau kecolongan, yuk pahami apa itu upwelling dan gimana cara antisipasi serta penanganan daruratnya biar bisnis kamu tetap aman!

Apa Sih Fenomena Upwelling Itu?

Gampangnya, upwelling adalah fenomena “pengadukan” air.

Saat cuaca dingin, angin kencang, atau hujan lebat melanda, suhu air di permukaan jadi dingin dan berat. Akhirnya, air permukaan turun ke bawah, lalu air di dasar waduk/danau yang hangat justru terangkat naik ke atas.

Masalahnya, dasar waduk itu tempat numpuknya sisa pakan, kotoran ikan, dan racun (seperti amonia dan hidrogen sulfida). Pas terangkat ke permukaan:

  • Kadar racun di air langsung melonjak tajam.

  • Kadar oksigen terlarut (Dissolved Oxygen/DO) drop sampai titik nol.

  • Ikan mengalami stres berat, mabuk, lalu mati massal karena kehabisan oksigen dan keracunan.

Langkah Darurat Saat Upwelling Terjadi (Pertolongan Pertama)

Kalau tiba-tiba melihat tanda-tanda ikan mulai ngap-ngapan di permukaan air (gasping), lakukan tindakan cepat ini:

  • Nyalakan Aerator / Kincir Air Maksimal: Tambah pasokan oksigen secepat mungkin buat menyelamatkan ikan yang masih bertahan hidup.

  • Hentikan Pemberian Pakan (Puasakan Ikan): Jangan sekali-kali kasih pakan! Ikan yang stres gak akan makan, dan sisa pakan justru bakal memperparah tumpukan racun.

  • Sedot Lumpur Dasar (Ganti Air): Jika memungkinkan di kolam/tambak terkontrol, buang air dasar yang penuh endapan racun dan sirkulasikan dengan air segar.

  • Evakuasi Ikan yang Masih Sehat: Segera panen dini atau pindahkan ikan yang ukurannya sudah konsumsi ke kolam karantina sebelum ikut terinfeksi/mati.

Baca Juga  Menjaga Ekosistem Tanah di Sekitar Area Penggembalaan Ternak

Tips Pencegahan Jangka Panjang Biar Gak Kecolongan

Mencegah selalu lebih murah daripada menanggung rugi. Ini beberapa strategi pro-active yang bisa kamu terapkan:

Langkah Mencegah Cara Kerja & Manfaat
Manajemen Pakan Ketat Jangan overfeeding! Sisa pakan yang tenggelam adalah bom waktu penyebab racun saat upwelling.
Penyedotan Endapan (Siphon) Bersihkan lumpur kotoran di dasar kolam secara berkala biar gak menumpuk.
Aplikasi Probiotik Berikan bakteri pengurai secara rutin untuk memotong rantai pembentukan amonia di dasar air.
Pantau Cuaca & DO Meter Selalu cek ramalan cuaca. Jika mendung tebal berhari-hari, kurangi porsi pakan sejak awal.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *