Gubuku – Masa kehamilan kambing itu berlangsung sekitar 5 bulan (145–155 hari). Selama kurun waktu ini, kamu gak bisa cuma sekadar ngasih makan rumput seadanya terus ditinggal tidur. Indukan butuh perhatian ekstra biar anak yang dikandung tumbuh optimal dan proses melahirkannya berjalan mulus tanpa drama.
Biar gak bingung dan bebas dari rasa panik, ini dia panduan lengkap cara merawat induk kambing hamil dari awal sampai melahirkan dengan selamat!
1. Upgrade Nutrisi dan Pakan (Bukan Cuma Asal Kenyang!)
Di awal kehamilan, janin di perut kambing masih kecil. Tapi begitu masuk bulan ke-4 dan ke-5, pertumbuhan janin melesat drastis. Kalau pakannya kurang, indukan bakal lemas dan produksi susunya pasca melahirkan jadi seret.
-
Tingkatkan Pakan Protein & Hijauan: Kasih hijauan berkualitas kaya protein seperti daun lamtoro, gamal, indigofera, atau rumput odot segar.
-
Tambahkan Pakan Penguat (Konsentrat): Masuk usia kehamilan tua (bulan ke-4 ke atas), berikan pakan tambahan berupa ampas tahu, dedak, atau konsentrat secukupnya buat nambah energi.
-
Sediakan Mineral & Air Bersih: Jangan lupa gantung garam mineral blok di kandang biar indukan gak kekurangan kalsium. Pasokan air minum juga wajib ada 24 jam!
2. Pindahkan ke “Kandang Bersalin” (Kandang Isolasi)
Jangan biarkan indukan yang lagi hamil tua digabung sama kambing-kambing lainnya, apalagi pejantan yang agresif. Risikonya gampang disundul atau terinjak-injak yang bisa memicu keguguran!
-
Pisah Saat Hamil Tua: H-30 sebelum perkiraan melahirkan, pindahkan indukan ke kandang khusus bersalin.
-
Syarat Kandang Bersalin:
-
Bersih, kering, dan bebas genangan air.
-
Punya sirkulasi udara yang bagus tapi gak ditiup angin malam secara langsung (tidak pengap).
-
Beri alas berupa jerami kering atau serbuk kayu biar empuk, hangat, dan gampang dibersihkan dari cairan persalinan.
-
3. Olahraga Ringan & Jemur Pagi Hari
Kambing hamil juga butuh gerak! Kambing yang cuma diam terus di dalam kandang rentan mengalami lemah otot saat proses melahirkan nanti.
-
Luangkan waktu 15–30 menit di pagi hari buat mengeluarkannya dari kandang.
-
Biarkan indukan jalan-jalan santai sambil berjemur di bawah sinar matahari pagi (jam 07.00 – 09.00). Sinar matahari membantu pembentukan vitamin D yang bagus buat tulang calon cempe.
4. Kenali Ciri-Ciri Kambing Mau Melahirkan
Masuk H-2 atau H-1 persalinan, perilaku dan fisik kambing bakal berubah. Kamu wajib paham sinyal-sinyal ini biar bisa standby:
-
Gelisah & Sering Garuk Tanah: Indukan keliatan bingung, sebentar berdiri, sebentar tiduran, dan sering menggaruk alas kandang.
-
Puting Mengencang & Mengkilap: Ambing susu membengkak, terasa hangat, dan kalau dipencet sedikit mulai keluar cairan kekuningan (kolostrum).
-
Pinggul Ambles: Bagian cekungan di kanan-kiri pangkal ekor keliatan melengkung ke dalam (tanda jalan lahir mulai terbuka).
-
Keluarnya Lendir: Dari organ intimnya mulai keluar cairan lendir kental bening atau sedikit kemerahan.
5. Pendampingan Saat Proses Melahirkan (Jangan Panik!)
Sebagian besar kambing bisa melahirkan secara alami tanpa bantuan manusia. Namun, keberadaan kamu di sana krusial banget buat memantau situasi emergency.
-
Biarkan Alami Dulu: Begitu indukan merejan, gelembung ketuban bakal pecah diikuti munculnya dua kaki depan dan hidung cempe.
-
Bantu Jika Darurat: Kalau anak kambing belum keluar juga dalam waktu >1 jam setelah ketuban pecah, atau posisi kakinya terbalik (sungsang), segera panggil mantri atau dokter hewan terdekat!
-
Bersihkan Lendir: Begitu cempe lahir, langsung usap lendir di bagian hidung dan mulutnya pakai kain bersih biar dia bisa langsung bernapas bebas.
6. Perawatan Pasca Melahirkan
Persalinan belum selesai sampai plasenta (ari-ari) keluar dan bayi mendapatkan susu pertama.
-
Biarkan Indukan Menjilati Anak: Ini cara alami indukan mengenali anaknya dan merangsang sirkulasi darah si cempe.
-
Pastikan Minum Kolostrum: Anak kambing wajib menyusu dalam waktu maksimal 2 jam setelah lahir. Susu pertama (kolostrum) yang berwarna kekuningan itu kaya akan zat antibodi utama biar si bayi gak gampang mati.
-
Urus Ari-Ari: Biasanya plasenta bakal keluar 1–4 jam setelah melahirkan. Segera ambil dan kubur ari-ari tersebut biar gak dimakan hewan lain atau memicu bau/bakteri.



