Desain Kandang Broiler Closed House Kapasitas 10.000 Ekor

Ternaktani
Ternaktani
September 8, 2026 3 Min Read 0

Gubuku – Buat kamu para peternak muda dan agropreneur Gen Z, bisnis ayam broiler memang punya daya tarik yang luar biasa. Perputarannya cepat dan pasarnya gak pernah sepi. Tapi kalau mau dapet keuntungan yang konsisten dan efisien di zaman sekarang, sistem kandang terbuka (open house) udah mulai ketinggalan zaman.

Solusi paling trendy dan profesional saat ini adalah Sistem Closed House (kandang tertutup). Sistem ini bikin kamu bisa mengatur suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara di dalam kandang secara otomatis tanpa perlu khawatir iklim di luar lagi panas terik atau hujan deras.

Nah, kalau kamu punya rencana bikin kandang closed house skala menengah dengan kapasitas 10.000 ekor, yuk bedah desain, ukuran ideal, dan peralatannya sampai tuntas!

Lay-Out dan Ukuran Ideal Kandang

Menentukan ukuran kandang itu gak boleh asal tebak. Kepadatan ideal (stocking density) untuk ayam broiler di kandang closed house adalah sekitar 13–15 ekor per meter persegi ().

Berikut adalah spesifikasi dimensi bangunan paling ideal buat kapasitas 10.000 ekor:

  • Panjang Bangunan:

  • Lebar Bangunan: (Lebar ideal agar sirkulasi angin dari kipas berhembus merata)

  • Tinggi Dinding/Plafon:

  • Luas Area Efektif: Sekitar

4 Komponen Wajib Kandang Closed House

Sistem closed house bekerja kaya ruangan ber-AC tapi pakai teknologi hembusan angin (wind chill effect). Ada 4 komponen utama yang gak boleh kamu lewati:

1. Kipas Exhaust (Exhaust Fan / Blower)

Kipas ini ditaruh di bagian belakang kandang untuk menyedot udara kotor, amonia, dan panas keluar dari dalam bangunan.

  • Kebutuhan: Untuk 10.000 ekor, kamu butuh sekitar 3–4 unit kipas ukuran 50 inci (tergantung spesifikasi airflow kipas).

Baca Juga  Penyebab Maggot BSF Migrasi/Kabur dari Media dan Solusinya

2. Cooling Pad (Evaporative Cooling System)

Ditempatkan di bagian depan (inlet) kandang. Terbuat dari lembaran kertas selulosa khusus yang dialiri air. Saat udara luar tersedot masuk melewati cooling pad yang basah ini, suhu udara bakal turun dan jadi sejuk.

3. Terpal Dinding (Side Curtain) & Plafon

Dinding kanan-kiri dan atas kandang ditutup rapat menggunakan terpal PVC tebal atau panel insulasi. Tujuannya biar udara luar gak bocor dan arah aliran angin benar-benar lurus dari depan ke belakang.

4. Controller Otomatis

Peralatan Pakan dan Minum Otomatis

Biar kerjaan kamu makin simpel dan gak capek angkat galon pakan tiap hari, gunakan sistem feeding & drinking line otomatis:

  • Nipple Drinker (Tempat Minum Pipet): Menggunakan sistem pipa tertutup. Bebas dari kontaminasi kotoran, dan air gak bakal tumpah ngotorin sekam. Jarak antar nipple disesuaikan dengan kebutuhan 10.000 ekor (sekitar 800–1.000 titik nipple).

  • Pan Feeder (Tempat Pakan Piringan): Terhubung dengan pipa talang pakan otomatis yang mengalirkan pakan dari hopper utama.

Cheat Sheet: Estimasi Kebutuhan & Spesifikasi Ringkas

Parameter Spesifikasi / Kebutuhan
Kapasitas Populasi 10.000 ekor broiler
Dimensi Kandang (P x L x T)
Sistem Lantai Deep Litter (Alas Sekam Padi) atau Panggung (Slat)
Kipas Exhaust 3 – 4 Unit (Ukuran 50 Inch)
Cooling Pad System Kanan & Kiri bagian depan ()
Pemanas (Heater/Brooder) 2 Unit (Gasolek / Pemanas Solar/LPG) untuk masa brooding

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *