Gubuku – Tertarik masuk ke bisnis ternak burung eksotis seperti burung merak? Selain penampilannya yang super megah, nilai ekonomis burung merak di pasaran sangat tinggi. Tapi ingat, asal pelihara tanpa paham aturan hukum bisa bikin kamu terjerat kasus kepemilikan satwa ilegal!
Sebelum memulai, kamu wajib tahu beda status hukum antara Merak Hijau (Pavo muticus) dan Merak Biru (Pavo cristatus):
-
Merak Hijau (Asli Indonesia): Masuk kategori satwa dilindungi oleh undang-undang. Untuk menangkarkannya, kamu wajib memiliki izin resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Yuk, simak langkah-langkah membangun penangkaran merak legal dan aman dari persoalan hukum berikut!
Beda Status Aturan Merak Hijau vs Merak Biru
Alur Prosedur Mengurus Izin Resmi BKSDA (Khusus Merak Hijau)
Kalau kamu fokus ingin membudidayakan Merak Hijau, berikut tahapan legalitas yang harus kamu lalui melalui sistem perizinan terpadu (OSS & BKSDA):
1. Buat Permohonan & NIB (Nomor Induk Berusaha)
Daftarkan usaha kamu melalui platform OSS (Online Single Submission) untuk mendapatkan NIB ber-KBLI kategori penangkaran tumbuhan dan satwa liar.
2. Ajukan Proposal ke Balai BKSDA Setempat
Buat proposal permohonan penangkaran yang ditujukan ke BKSDA wilayah setempat. Proposal memuat:
-
Desain denah dan kapasitas kandang.
-
Sumber pasokan induk (harus beli dari penangkar resmi yang mengantongi sertifikat/dokumen legal SATS-DN).
-
Rencana kerja teknis (perawatan, pakan, dan penanganan kesehatan).
3. Verifikasi & Berita Acara Pemeriksaan (BAP)
Petugas BKSDA akan melakukan survei lokasi ke tempat kamu untuk mengecek kelayakan kandang, kebersihan, dan kesiapan teknis. Jika dinyatakan layak, BKSDA akan mengeluarkan BAP Persiapan Teknis.
4. Penerbitan SK Izin Penangkaran & Buku Register
Setelah seluruh syarat administratif dan teknis disetujui serta pembayaran PNBP diselesaikan, kamu akan mendapatkan SK Izin Penangkaran Resmi. Setiap anakan merak yang lahir nantinya harus dicatat dan dipasang cincin (ring) penanda resmi.
Standar Persiapan Kandang Penangkaran Merak
Merak butuh ruang yang luas agar ekor indahnya tidak rusak dan tidak stres.
-
Ukuran Kandang Ideal: Untuk 1 pasang merak, sediakan kandang minimal berukuran .
-
Atap & Pencahayaan: Gunakan kombinasi atap rapat untuk berteduh dan jaring/kawat terbuka agar terkena sinar matahari langsung.
-
Tenggeran Tinggi: Sediakan kayu bertengger di ketinggian dari tanah karena merak tidur dengan cara memanjat/bertengger.
-
Alas Tanah & Pasir: Biarkan alas berupa kombinasi tanah, pasir, dan rumput agar merak bisa menyapu atau membersihkan bulunya secara alami (sand bath).
Tips Manajemen Pakan & Perawatan Anak Merak
-
Pakan Indukan: Berikan kombinasi pakan tinggi protein seperti pur ayam petelur/bangkok, biji-bijian (jagung giling, kuaci), sayuran hijau, dan jangkrik/ulat hongkong sebagai ekstra protein.
-
Penanganan Telur: Agar produktivitas tinggi, ambil telur merak dan tempatkan di mesin tetas (incubator) pada suhu dengan kelembapan .
-
Perawatan Anakan (Pikikan): Anak merak yang baru menetas butuh lampu pemanas (brooding) selama 3–4 minggu pertama hingga bulunya tumbuh sempurna.


