Gubuku – Bayi kelinci terlahir tanpa bulu, mata merem, dan belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri. Kunci utama keselamatan mereka di minggu pertama adalah kehangatan.
-
Gunakan Kotak Kayu/Kardus: Sediakan nest box berukuran pas (gak terlalu sempit, gak terlalu luas) di dalam kandang induk.
-
Alas yang Empuk: Lapisi dasar kotak dengan rumput kering (hay), serbuk kayu halus, dan bulu-bulu halus yang dicabut oleh induknya. Jangan sekali-kali membuang bulu induk tersebut karena itu adalah “selimut” alami terbaik buat si bayi.
2. Pastikan Bayi Kelinci Dapat ASI Eksklusif
Beda dengan anak kucing atau anjing, induk kelinci biasanya cuma menyusui bayinya 1–2 kali sehari (umumnya di malam hari atau subuh) selama 3–5 menit saja.
Jangan panik kalau kamu gak pernah lihat induknya menyusui! Untuk memastikan anak kelinci cukup minum susu, lakukan cek fisik simpel ini:
| Kondisi Bayi Kelinci | Ciri Fisik | Tindakan |
| Kenyang (Cukup ASI) | Perut bulat licin, kulit kencang, tenang dan tertidur lelap | Biarkan saja, perawatan induk sudah bagus |
| Kelaparan (Kurang ASI) | Perut keriput/kempes, terus mencicit/gelisah, kulit keriput | Bantu pegang induknya untuk disusui paksa (hand feeding) |
3. Jaga Kebersihan Kandang dari Udara Lembap & Angin Malam
Penyebab nomor satu anak kelinci mati mendadak adalah hipotermia dan infeksi saluran pernapasan.
-
Hindari menempatkan kandang di area yang terkena terpaan angin malam langsung (drastic airflow).
-
Tutup sebagian kandang dengan kain atau terpal pas malam hari.
-
Ganti alas nest box kalau sudah basah terkena kencing biar tidak berjamur dan berbau amonia.
4. Atur Masa Transisi Makanan (Usia 3–4 Minggu)
Masuk minggu ke-3, mata anak kelinci mulai terbuka lebar dan bulunya sudah tebal. Di fase ini, mereka mulai belajar keluar dari nest box dan ngemil makanan induknya.
⚠️ Peringatan Penting (Fase Krusial):
JANGAN PERNAH memberikan sayuran hijau segar yang basah (seperti kangkung atau sawi basah) pada anak kelinci di bawah usia 2 bulan! Organ pencernaan mereka belum siap dan bisa mengalami kembung/mencret (menceret) yang berujung kematian kilat.
Makanan Aman untuk Kit Usia 3–8 Minggu:
-
Hay (Rumput Kering): Makanan paling wajib 24/7 buat melatih pencernaan.
-
Pelet Kelinci Kualitas Bagus: Berikan porsi kecil secara bertahap.
-
Air Minum Bersih: Sediakan di wadah yang tidak gampang tumpah/tersenggol.
5. Proses Sapih yang Benar (Usia 6–8 Minggu)
Jangan terburu-buru memisahkan anak kelinci dari induknya! Waktu sapih yang paling ideal adalah saat anak kelinci berusia 6 hingga 8 minggu.
-
Proses Bertahap: Jangan langsung pisahkan semua anak kelinci sekaligus dalam satu hari. Pisahkan 1–2 ekor yang paling besar dulu biar induknya gak stres dan tak kena infeksi kelenjar susu (mastitis).
-
Kandang Kelompok: Pindahkan anak-anak kelinci yang sudah disapih ke kandang pembesaran kelompok dengan teman seangkatannya.
penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo



