Gubuku – Buat kamu para pecinta unggas hias Gen Z yang lagi mendalami hobi memelihara burung merak, pesona utama dari burung eksotis ini jelas ada pada keindahan bulu ekornya. Kirai bulu ekor yang mekar penuh warna metalik itu gak cuma bikin mata segar, tapi juga jadi indikator utama kesehatan si burung.
Namun, salah satu masalah paling sering dihadapi pemilik merak adalah bulu yang kusam, patah, atau rontok parah di luar musim alaminya (moulting). Nah, biar tampilan merak kesayanganmu tetap slay dan memukau, simak trik perawatan lengkapnya berikut ini!
Memahami Musim Rontok (Moulting) vs Rontok Bermasalah
Sebelum masuk ke trik perawatan, kamu wajib bisa membedakan mana rontok alami dan rontok karena sakit:
-
Rontok Alami (Moulting): Terjadi secara siklis (biasanya setelah musim kawin usai). Merak jantan akan menggugurkan bulu ekor panjangnya secara alami untuk digantikan dengan bulu baru yang lebih segar. Ini proses biologis normal.
-
Rontok Bermasalah (Abnormal): Bulu rontok berlebihan di luar musimnya, bulu baru tumbuh kerdil/patah-patah, warna memudar pucat, atau ada bagian kulit yang botak pitak. Ini biasanya disebabkan oleh stres, parasit, atau minus nutrisi.
4 Trik Utama Merawat Bulu Merak Bebas Rontok
1. Racikan Nutrisi Pakan Penunjang Bulu (Protein & Keratin)
Bulu burung terbuat dari protein berupa keratin. Jika asupan nutrisi kurang, bulu akan tumbuh tipis dan gampang patah.
-
Tingkatkan Protein Utama: Berikan pakan dengan kadar protein minimal . Kamu bisa mengombinasikan voer unggas protein tinggi dengan pakan tambahan (extra fooding).
-
Ekstra Fooding Wajib: Berikan jangkrik, ulat jerman, atau cacing tanah kali seminggu. Serangga kaya akan asam amino esensial (methionine dan cysteine) yang membentuk struktur kuat pada rantai bulu.
-
Minyak Ikan & Biji-bijian: Campurkan beberapa tetes minyak ikan atau biji bunga matahari (sunflower seeds) ke dalam pakan. Kandungan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 membuat warna bulu mengkilap secara alami.
2. Fasilitas Mandi Debu (Dust Bath) & Sinar Matahari
Di habitat aslinya, merak merawat bulunya sendiri tanpa shampoo khusus, melainkan dengan mandi pasir/debu.
-
Sediakan Area Mandi Debu: Buat sudut khusus di dalam kandang berisi campuran pasir halus, sedikit abu kayu, dan tanah kering. Mandi debu berfungsi menyerap kelebihan minyak alami serta mengusir kutu yang menyelip di pangkal bulu.
-
Penjemuran Pagi: Pastikan kandang mendapat akses sinar matahari pagi langsung (sekitar jam 07.00 – 09.00). Sinar UV membantu sintesis Vitamin D3 yang krusial untuk penyerapan kalsium dan kesehatan folikel bulu.
3. Kebersihan Kandang & Basmi Kutu Bulu (Ectoparasites)
Kutu dan tungau adalah musuh utama yang sering bikin bulu merak bolong-bolong dan rontok.
-
Semprot Disinfektan & Antiparasit: Lakukan penyemprotan rutin kandang dengan cairan antiparasit khusus burung/unggas minimal 1 bulan sekali.
-
Desain Tangkringan yang Pas: Buat tangkringan tinggi () dari kayu berpermukaan halus. Pastikan ruang geraknya luas agar saat merak bertengger, ujung bulu ekornya tidak terseret di tanah basah atau gesek ke kawat ram kandang.
4. Manajemen Stres Lingkungan
Burung merak yang stres akan memproduksi hormon kortisol tinggi yang memicu kerontokan bulu secara mendadak.
-
Hindari suara bising kejutan di sekitar kandang.
-
Jauhkan dari ancaman predator seperti anjing, kucing liar, atau ular.
-
Sediakan luas kandang yang ideal (minimal per pasang) agar merak tidak stres karena merasa kesempitan.


