Gubuku – Buat kamu para peternak milenial dan Gen Z, punya kandang kambing yang bersih, gak bau, dan estetik itu udah jadi standar wajib. Gak ada lagi cerita kandang becek yang bikin hidung kembang kempis atau bikin ternak gampang terserang penyakit kulit dan kotoran menumpuk.
Salah satu rahasia utama kandang modern yang zero waste dan higienis adalah penggunaan Slatted Floor alias lantai berlubang (sistem panggung).
Dengan desain ini, kotoran (srintil) dan urine kambing bakal langsung jatuh ke bawah tanpa ngotorin pijakan kaki mereka. Penasaran gimana cara bikinnya sendiri tanpa bikin dompet menjerit? Yuk, bedah panduan lengkapnya di bawah ini!
Kenapa Slatted Floor Itu “Wajib Laws” Buat Kandang Modern?
Sebelum masuk ke teknis, ini dia beberapa alasan kenapa slatted floor jadi investasi terbaik buat usaha ternakmu:
-
Sirkulasi Udara Maksimal: Celah-celah lantai bikin udara dingin dan segar ngalir bebas dari bawah ke atas.
-
Kandang Tetap Kering: Urine gak bakal menggenang, jadi tingkat kelembapan kandang tetap terjaga.
-
Bebas Bau Kencing/Amonia: Kotoran yang jatuh langsung terpisah dari tempat tidur kambing.
-
Gampang Dibersihkan: Kamu tinggal semprot atau sapu bagian atasnya, beres deh!
Pilih Bahan yang Sesuai Budget Kamu
Ada beberapa opsi bahan yang bisa kamu pakai buat bikin slatted floor, tinggal sesuaikan sama budgeting proyek kamu:
-
Kayu Hardwood (Jati, Mahoni, Ulin): Paling populer, kokoh, dan kelihatan natural.
-
Bambu: Opsi paling budget-friendly dan gampang dicari, tapi umur pakainya lebih pendek ().
-
Plastik / Modular Slatted Floor: Sangat awet, gampang dibongkar pasang, higienis, tapi butuh modal awal lebih besar.
Step-by-Step Bikin Slatted Floor Kayu/Bambu DIY
Buat kamu yang mau bikin sendiri pakai bahan kayu atau bambu, ikuti panduan presisi ini:
1. Persiapan Ukuran Celah (Paling Krusial!)
Lebar celah antar bilah kayu/bambu adalah kunci utama keselamatan kambing kamu!
-
Ukuran Celah Ideal: .
-
Kenapa Harus Pas? Kalau celah terlalu sempit (), kotoran bakal tersumbat dan nempel. Tapi kalau terlalu lebar (), kaki kambing (terutama cempe/anak kambing) bisa perosok dan keseleo!
2. Ukuran Bilah Lantai
-
Lebar Bilah Kayu/Bambu: Gunakan lebar bilah sekitar .
-
Jangan pakai bilah yang terlalu lebar, karena kotoran bakal gampang tertahan di tengah bilah sebelum sempat jatuh.
3. Langkah Pemasangan
-
Buat Rangka Penyangga (Gelagar): Pasang balok kayu penyangga di bawah lantai dengan jarak antar gelagar maksimal agar lantai gak melengkung pas dinaiki kambing bobot berat.
-
Haluskan Permukaan: Serut atau ampelas bagian atas bilah kayu/bambu. Pastikan gak ada tatal kayu tajam yang bisa melukai telapak kaki (hoof) kambing.
-
Atur Posisi Bilah: Pasang bilah-bilah lantai secara sejajar. Gunakan paku/skrup untuk menguncinya pada rangka penyangga.
-
Gunakan Spacer: Pakai cetakan ganjelan (misal: potongan kayu tebal ) di antara tiap bilah saat memaku, biar lebar celahnya konsisten dan rapi.


