Cara Ternak Burung Dara Pos (Homing Pigeon) untuk Lomba

Ternaktani
Ternaktani
September 27, 2026 4 Min Read 0

Gubuku – Siapa bilang hobi burung itu cuma buat bapak-bapak? Zaman sekarang, hobi balap Burung Dara Pos (Homing Pigeon) atau yang sering disebut Racing Pigeon lagi hype banget di kalangan anak muda. Gak cuma sekadar seru-seruan, burung dara pos yang sering menang lomba harganya bisa tembus belasan hingga ratusan juta rupiah!

Burung dara pos punya instink navigasi super canggih. Walaupun dilepas ratusan kilometer dari rumah, mereka bisa pulang tepat waktu ke kandangnya tanpa nyasar pakai GPS.

Penasaran gimana cara mulai ternak dan melatih burung dara pos kelas juara dari nol? Yuk, simak panduan praktis dan sat-set khas Gen Z berikut ini!

1. Pahami Dulu: Bedanya Merpati Biasa vs Merpati Pos Lomba

Sebelum beli indukan, kamu harus tahu bedanya. Burung dara pos lomba dirancang untuk ketahanan terbang jauh (endurance) dan kecepatan pulang.

  • Merpati Biasa (Balap Tinggian/Kolongan): Fokus pada manuver, menukik tajam, dan jarak tempuh relatif pendek.

  • Merpati Pos (Homing Pigeon): Fokus pada daya tahan terbang berjam-jam, kemampuan navigasi navigasi mata/bumi, dan daya ingat kandang yang luar biasa.

2. Pilih Indukan trah (Bloodline) Juara

Rumus utama ternak burung dara pos itu simpel: Genetik Bagus = Hasil Anakan Berpotensi Juara.

  • Beli dari Peternak Terpercaya (Breeder): Pastikan dapat burung yang punya ring resmi dan silsilah/sertifikat (pedigree) jelas.

  • Cek Ciri Fisik Indukan Super:

    • Mata (Eye Sign): Pupil merespons cepat terhadap cahaya, lingkar mata tebal dan tajam.

    • Bentuk Bulu: Halus, berminyak (kedap air), dan susunan bulu sayap (flight feathers) rapi serta lentur.

    • Dada & Tulang Supit: Dada berbentuk v-shape berotot padat, serta tulang supit udang di dekat anus terasa keras dan rapat.

Baca Juga  Membuat Konsentrat Kambing Sendiri Menggunakan Bahan Lokal

3. Desain Kandang yang Bikin Burung Betah (Homeing Instinct)

Kunci utama merpati pos mau pulang adalah kandang yang nyaman. Burung harus merasa bahwa kandang adalah tempat paling aman di dunia.

  • Pencahayaan & Sirkulasi: Kandang wajib kena sinar matahari pagi dan punya sirkulasi udara yang lancar biar gak lembap.

  • Sistem Sekat Kandang:

    • Kandang Jodoh/Ternak: Khusus sepasang indukan bertelur dan mengerami.

    • Kandang Anakan/Piyik: Tempat melatih anakan yang baru belajar mandiri.

    • Kandang Burung Lomba: Khusus tempat peristirahatan burung yang sedang dalam program latihan/lomba.

  • Pintu Pintu Masuk (Trap Door): Pasang pintu satu arah di mana burung bisa masuk dari luar, tapi gak bisa keluar lagi tanpa izin kamu.

4. Perawatan & Nutrisi Pakan Kelas Atlet

Burung dara pos lomba itu ibarat atlet maraton. Pakannya gak bisa cuma jagung biasa!

Jenis Pakan/Suplemen Fungsi Utama Frequensi
Biji-bijian Mix (Jagung kecil, Milet, Kacang Hijau, Beras Merah) Karbohidrat & protein untuk energi terbang 2x sehari (Pagi & Sore)
Grit (Cangkang kerang & bata merah tumbuk) Membantu pencernaan & suplai kalsium Selalu tersedia di kandang
Multivitamin & Efek Elektrolit Menjaga imunitas & pemulihan stamina pasca terbang 2–3 kali seminggu
Air Bersih & Tempat Mandi Menjaga kebersihan bulu dari kutu Mandi 2x seminggu (pagi)

5. Tahapan Pelatihan (Training Program) Burung Dara Pos

Ternak doang gak cukup, burung harus dilatih dari kecil biar insting homing-nya makin tajam.

Phase 1: Pengenalan Kandang ()

Setelah anakan bisa makan sendiri, biarkan mereka nongkrong di atas atap kandang atau landing board pakai kurungan jaring. Biarkan mereka mengingat bentuk dan warna lingkungan sekitar kandang.

Baca Juga  Panduan Membangun Pasar Desa Modern yang Bersih

Phase 2: Latihan Terbang Bebas (Loft Flying)

Buka pintu kandang di pagi hari, biarkan burung terbang bebas di sekitar kandang selama 30–60 menit. Panggil kembali menggunakan peluit saat memberi makan agar burung disiplin langsung masuk pintu trap.

Phase 3: Latihan Lepas Jarak (Toss Training)

Jika terbang melingkari kandang sudah lancar, saatnya latihan lepas jauh bertahap:

  1. Jarak : Lepas dari beberapa sudut arah angin.

  2. Jarak : Mulai membiasakan burung mencari arah pulang.

  3. Jarak : Menguji stamina dan daya ingat navigasi.

  4. Jarak : Kategori siap masuk arena lomba resmi (POS Racing).

Do’s & Don’ts Dalam Ternak Merpati Pos

Do’s (Wajib Bgt!) Don’ts (Pantangan!)
Selalu gunakan pakan biji-bijian yang kering dan bebas jamur Jangan melepas burung saat cuaca mendung tebal, hujan, atau kabut
Konsisten memakai bunyi peluit/kode saat memberi makan Jangan menggabung merpati yang sakit dengan burung lomba lainnya
Beri waktu istirahat yang cukup setelah burung menempuh rute terbang jauh Jangan memindahkan atau mengubah bentuk fisik luar kandang secara mendadak

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Kacang Fava untuk Diversifikasi Pangan
Gubuku-Kacang fava (Vicia faba) merupakan tanaman polong yang menghasilkan biji...
Read more
Potensi Tanaman Cowpea sebagai Komoditas Pangan Lokal
Gubuku-Cowpea atau kacang tunggak merupakan tanaman kacang-kacangan yang dapat dimanfaatkan...
Read more
Potensi Tanaman Lentil sebagai Pangan Sehat
Gubuku-Lentil merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang dikenal sebagai sumber...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *