Panduan Merawat Anak Merpati (Piyik) Suapan Tangan Manusia

Ternaktani
Ternaktani
September 28, 2026 4 Min Read 0

Gubuku – Pernah lihat konten burung merpati di TikTok atau Instagram yang super jinak, pas dipanggil langsung terbang menepuk bahu pemiliknya? Rahasianya ternyata sederhana: diloloh atau dirawat pakai tangan manusia (hand-feeding) sejak masih piyik!

Buat kamu para Gen Z yang lagi pengen coba pelihara burung atau merintis bisnis breeding merpati balap, hias, hingga kolongan, merawat anak merpati (piyik) tanpa induk memang butuh ketelatenan ekstra. Tapi tenang aja, caranya gak serumit yang kamu bayangkan kok.

Yuk, intip panduan lengkap merawat dan meloloh piyik merpati suapan tangan manusia biar tumbuh sehat, bongsor, dan bonding-nya makin nempel!

Kapan Umur Terbaik Mulai Meloloh Sendiri?

Idealnya, biarkan induk merpati merawat anaknya sendiri selama 3–5 hari pertama. Pada masa ini, induk mengeluarkan pigeon milk (susu merpati) dari temboloknya yang kaya akan antibodi alami.

Setelah lewat 5 hari (atau maksimal usia 7 hari), kamu baru bisa memisahkan piyik dari induknya untuk mulai diloloh full menggunakan tangan manusia.

Peralatan Wajib Siap Saja sebelum Meloloh

Sebelum mulai, siapkan dulu “tempur kit” wajib berikut ini:

  1. Spuit / Suntikan Tanpa Jarum: Gunakan spuit ukuran .

  2. Karet Pentil / Selang Silikon Soft: Pasang di ujung spuit agar tidak melukai tenggorokan piyik yang masih sangat lembut.

  3. Wadah & Sendok Pengaduk: Untuk mengaduk bubur pakan.

  4. Air Hangat (): Penting! Air dingin bisa bikin tembolok piyik mampet dan pakan tidak tercerna (crop impact).

  5. Kardus / Box Inkubator Sederhana: Dilengkapi lampu bohlam 5 Watt untuk menjaga suhu tubuh piyik tetap hangat.

Racikan Pakan Piyik Sesuai Tahapan Usia

Jangan langsung kasih biji-bijian keras kaya jagung utuh ya! Pencernaan piyik belum siap dan bisa bikin piyik mati lemas.

[Usia 5 - 10 Hari]  ---> Bubur Halus Instan (Bubur Bayi/Bubur Khusus Burung)
[Usia 11 - 20 Hari] ---> Bubur Agak Kental + Campuran Pur Ayam Halus
[Usia 21+ Hari]     ---> Biji-bijian Kecil (Millet/Kacang Hijau Rendam)

1. Usia 5–10 Hari (Fase Bubur Encer)

  • Gunakan pakan bubur lolohan khusus burung (hand-rearing formula) atau bubur bayi beras merah tanpa gula/susu sapi.

  • Buat tekstur yang encer (mirip sup/susu kental).

  • Berikan 4–5 kali sehari setiap jam sekali.

Baca Juga  Memisahkan Kasgot dan Larva Maggot Secara Cepat & Otomatis

2. Usia 11–20 Hari (Fase Bubur Sedang)

  • Tekstur bubur bisa dibuat lebih kental (seperti oatmeal).

  • Mulai bisa dicampur dengan pur ayam (kode 511) yang dihaluskan dan diseduh air hangat.

  • Frekuensi meloloh cukup 3 kali sehari (pagi, siang, malam).

3. Usia 21 Hari ke Atas (Fase Belajar Makan Sendiri)

  • Piyik sudah mulai tumbuh bulu jarum/lengkap.

  • Kenalkan dengan biji-bijian lunak, seperti kacang hijau yang sudah direndam air hangat semalaman, millet, atau jagung pecah kecil.

  • Sediakan wadah pakan dan air minum di dalam kandang biar dia belajar mematok sendiri.

Cara Meloloh Piyik yang Benar dan Aman

Agar piyik tidak tersedak, ikuti langkah demi langkah ini:

  1. Seduh Pakan: Campur bubur pakan dengan air hangat, aduk rata sampai tidak ada gumpalan.

  2. Cek Suhu Pakan: Teteskan sedikit bubur di punggung tanganmu. Pastikan hangat hangat kuku, tidak boleh terlalu panas atau dingin.

  3. Pegang Piyik dengan Lembut: Pegang badan piyik menggunakan tangan kiri, kunci bagian kepala dan paruhnya secara perlahan.

  4. Buka Paruh & Masukkan Selang: Buka paruh piyik, masukkan selang karet ke dalam mulut melewati pangkal lidah mengarah ke sebelah kanan tenggorokan (jalur pencernaan).

  5. Suntikkan Perlahan: Dorong tuas spuit pelan-pelan. Jangan terlalu penuh! Cukup isi tembolok hingga terasa kenyal (sekitar 3/4 penuh).

PENTING: Selalu cek tembolok piyik sebelum meloloh kembali. Pastikan pakan sebelumnya sudah benar-benar habis/kosong sebelum kamu memberikan pakan yang baru.

Do’s & Don’ts Saat Meloloh Piyik Merpati

Rahasia Biar Merpati Auto-Jinak (Bonding)

Merawat piyik dengan tangan adalah kesempatan emas buat bikin burung bonding sama kamu. Terapkan 3 trik simpel ini:

  • Sering Ajak Ngobrol & Gunakan Peluit: Tiup peluit atau panggil namanya dengan nada khas setiap kali kamu mau meloloh. Nanti saat dewasa, dia bakal langsung terbang mendekat begitu mendengar suara tersebut!

  • Usap Kepala & Dada: Setelah meloloh, elus lembut bagian kepala dan dadanya beberapa menit sebelum dimasukkan kembali ke kotak hangat.

  • Gunakan Baju / Bau yang Sama: Burung merpati punya daya ingat visual dan penciuman yang baik terhadap handler-nya.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *