Pembuatan Pakan Blondo (Limbah VCO) untuk Ayam Kampung

Ternaktani
Ternaktani
September 7, 2026 2 Min Read 0

Gubuku – Salah satu tantangan terbesar waktu nyoba bisnis ternak ayam kampung adalah biaya pakan yang makin mahal. Kalau cuma mengandalkan pelet pabrikan $100\%$, margin keuntungan bakal tergerus tajam. Nah, solusi cerdas buat menekan biaya operasional tanpa menurunkan kualitas nutrisi adalah memanfaatkan pakan alternatif.

Salah satu pakan alternatif lokal yang belum banyak dilirik padahal gacor banget nutrisinya adalah blondo. Blondo merupakan limbah atau hasil sampingan dari pembuatan minyak kelapa murni (Virgin Coconut Oil / VCO).

Yuk, kita bedah panduan lengkap mengolah blondo jadi pakan ayam kampung berkualitas tinggi yang ramah di kantong!

Kenapa Blondo Bagus Buat Ayam Kampung?

Jangan salah, meskipun statusnya “limbah”, blondo punya kandungan gizi yang gak kalah saing dari bahan pakan mahal:

  • Tinggi Protein Kasar: Mampu memenuhi kebutuhan protein harian ayam kampung buat mempercepat pertumbuhan daging.

  • Kaya Energi (Lemak Baik): Mengandung asam laurat dari kelapa yang ampuh meningkatkan daya tahan tubuh ternak dari serangan penyakit.

  • Aroma Gurih Sehat: Memiliki aroma khas kelapa alami yang bikin nafsu makan ayam makin lahap.

Alat & Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum mulai proses pembuatan, siapkan dulu bahan-bahan racikan yang super gampang dicari ini:

Bahan / Alat Takaran / Jumlah Fungsi
Blondo Basah / Kering 20% – 30% dari total pakan Sumber protein & energi
Dedak Padi / Bekatul 50% Sumber serat & pengisi
Tepung Jagung 20% Sumber karbohidrat utama
Probiotik (EM4 Ternak) 1–2 tutup botol Membantu fermentasi & pencernaan
Molase / Gula Merah 2 sendok makan Makanan untuk bakteri baik
Wadah / Ember Tertutup 1 Unit Tempat proses fermentasi

Langkah-Langkah Pembuatan Pakan Blondo Fermentasi

Agar nutrisi blondo terserap sempurna dan pakan lebih tahan lama, sangat disarankan menggunakan metode fermentasi.

Baca Juga  Mengenal Tanaman Indigofera vs Gamal Mana Hijauan Terbaik

1. Pengeringan Blondo (Opsional)

Jika blondo yang kamu dapatkan dari produsen VCO masih sangat basah dan berminyak, jemur dulu di bawah sinar matahari atau sangrai sebentar. Langkah ini bikin pakan gak gampang tengik dan lebih awet disimpan.

2. Pencampuran Bahan Kering

Aduk merata blondo, dedak padi, dan tepung jagung di atas wadah yang bersih. Pastikan tidak ada gumpalan blondo yang terlalu besar agar adonan pakan tercampur homogen.

3. Pembuatan Larutan Fermentasi

Campurkan air secukupnya dengan probiotik (EM4) dan molase/gula cair dalam wadah terpisah. Diamkan larutan selama 10–15 menit agar bakteri menguntungkan di dalamnya “bangun” dan aktif.

4. Pengadukan & Fermentasi

Percikkan larutan fermentasi ke dalam campuran bahan kering secara perlahan sambil diaduk.

  • Pastikan kelembapan adonan pas (saat dikepal tidak pecah dan tidak meneteskan air).

  • Masukkan adonan ke dalam drum atau ember tertutup rapat (kedap udara/anaerob).

  • Diamkan selama 2–3 hari untuk proses fermentasi sempurna.

penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo

Related Posts

Budidaya Jamur Kuping sebagai Peluang Usaha
Gubuku-Jamur kuping merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup populer...
Read more
Potensi Tanaman Indigofera sebagai Pakan Hijauan
Gubuku-Ketersediaan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan usaha...
Read more
Potensi Tanaman Serat Kenaf untuk Industri Ramah...
Gubuku-Kenaf merupakan tanaman penghasil serat yang memiliki nama ilmiah Hibiscus...
Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *