Gubuku – Sebelum masuk ke aksi pertolongan pertama, kamu wajib tahu dulu penyebabnya biar gak terulang lagi di kemudian hari. Secara umum, bloat dibagi jadi dua jenis:
-
Bloat Busa (Frothy Bloat): Gas di dalam rumen terperangkap di dalam busa-busa kecil yang lengket. Biasanya terjadi karena ternak kebanyakan makan leguminosa (kacang-kacangan muda) atau rumput basah berembun.
-
Bloat Gas (Free-Gas Bloat): Gas murni terjebak dan gak bisa keluar (sendawa/eruktasi) akibat sumbatan di saluran pencernaan atau gangguan saraf.
Gejala Kembung Akut yang Harus Kamu Sadari
Jangan tunggu sampai ternak kamu tergeletak! Ini gejala awal bloat yang wajib kamu notice:
-
Perut sebelah kiri membuncit keras dan kencang (kalau ditepuk bunyinya kayak gendang).
-
Hewan kelihatan gelisah, sering geleng-geleng kepala, dan nendang-nendang perutnya sendiri.
-
Pernapasan cepat dan terengah-engah dari mulut.
Pertolongan Pertama: Cara Mengatasi Bloat dengan Cepat
Kalau udah nemuin gejala di atas, lakukan langkah-langkah darurat ini secepatnya:
1. Posisikan Hewan dengan Benar
Pindahkan ternak ke tempat yang datar atau lebih tinggi di bagian depan. Posisikan kepala/dada lebih tinggi daripada bagian belakang tubuhnya. Ini bakal membantu mengurangi tekanan gas ke arah paru-paru dan mempermudah gas keluar lewat mulut.
2. Berikan Obat Anti-Bloat (Anti-Busa)
Kalau ternak terkena bloat busa, kamu butuh cairan pencair busa biar gasnya pecah dan bisa dikeluarkan.
-
Obat Komersial: Berikan obat khusus bloat yang mengandung dimethicone atau poloxalene sesuai dosis di kemasan.
-
Solusi Darurat/Alami: Minumkan minyak nabati (seperti minyak kelapa atau minyak sawit) sebanyak 100–200 ml untuk kambing/domba, atau 300–500 ml untuk sapi. Minyak ini berfungsi memecah gelembung busa di dalam rumen.
3. Pasang Kayu Penyangga Mulut (Gag)
Ikat sepotong kayu kecil melintang di dalam mulut ternak (seperti gigitan kuda). Hal ini merangsang hewan untuk terus mengunyah dan memicu produksi air liur (saliva), yang bertindak sebagai pemecah busa alami dan merangsang proses sendawa.
4. Tindakan Medis Darurat (Trokarisasi)
⚠️ Penting: Langkah ini dilakukan kalau kondisi sudah sangat kritis dan ternak kesulitan bernapas!
Tindakan ini dilakukan dengan menusuk dinding rumen di perut sebelah kiri (area fossa paralumbalis) menggunakan alat khusus bernama Trocar & Canula. Proses ini langsung melepas tekanan gas secara instan. Sangat disarankan dilakukan oleh dokter hewan atau tenaga medis berpengalaman!
Pencegahan: Biar Ternak Bebas Bloat Selamanya
Daripada pusing nyari obat pas ternak udah megap-megap, mending lakukan langkah pencegahan simpel ini:
-
Jangan Kasih Rumput Basah: Hindari ngarit di pagi hari saat rumput masih basah oleh embun. Angin-anginkan dulu sebelum dikasih ke ternak.
-
Imbangi Legum dengan Serat Kasar: Kalau mau ngasih pakan leguminosa (seperti daun gamal, lamtoro, atau kaliandra), campur dengan rumput lapang atau jerami kering.
-
Atur Transisi Pakan: Jangan mengganti jenis pakan secara mendadak. Lakukan adaptasi pakan secara bertahap selama 1–2 minggu.
penulis:widia – dari SMKN 12 Bungo



