Gubuku – Buat kamu para peternak milenial dan Gen Z, pernah gak sih ngelihat kawanan bebek kamu mendadak rombeng, bulunya berjatuhan di mana-mana, dan produksi telurnya mendadak drop parah atau bahkan berhenti total? Jangan panik dulu! Bebek kamu gak lagi kena sihir, tapi lagi mengalami fase alamiah yang dinamakan moulting atau masa rontok bulu.
Masa moulting sebenarnya adalah cara alami tubuh bebek buat meregenerasi bulu lama yang rusak dengan bulu baru yang lebih sehat. Problemnya, proses ini menguras banyak banget energi dan nutrisi. Kalau dibiarkan berjalan lambat tanpa intervensi, bebek kamu bakal lama nganggur gak bertelur, dan pastinya bikin omzet bisnis ternak kamu tersendat.
Biar bebek kamu gak kelamaan off-season, yuk intip trik sat-set mempercepat pertumbuhan bulu bebek pasca moulting berikut ini!
1. Tingkatkan Asupan Protein Tinggi (Bahan Baku Bulu Baru)
Tahukah kamu kalau bulu bebek itu hampir tersusun dari protein bernama keratin? Saat rontok bulu, tubuh bebek butuh pasokan protein gila-gilaan buat membentuk tunas bulu baru (pin feathers).
-
Naikkan Kadar Protein Pakan: Jika pakan harian biasanya memiliki kadar protein , naikkan sementara menjadi selama masa regenerasi bulu.
-
Tambahkan Extra Fooding (EF): Berikan pakan tambahan kaya protein seperti tepung ikan, bungkil kedelai, atau ampas tahu. Kalau mau yang fresh, kamu bisa kasih cacing tanah, keong sawah yang dihancurkan, atau maggot BSF (Black Soldier Fly) yang kaya akan asam amino esensial.
2. Penuhi Kebutuhan Asam Amino Esensial (Metionin & Lisin)
Gak cuma protein secara umum, pembentukan bulu butuh asam amino khusus, yaitu Metionin dan Lisin. Tanpa dua nutrisi ini, bulu baru bebek bakal tumbuh lambat, tipis, dan gampang patah.
-
Tambahkan premix atau suplemen vitamin khusus unggas yang mengandung asam amino esensial ke dalam air minum atau adonan pakan.
-
Asam amino yang cukup bikin tunas bulu baru mencuat lebih cepat dari pori-pori kulit bebek.
3. Asupan Kalsium & Mineral untuk Struktur Bulu
Bulu yang kuat butuh fondasi mineral yang kokoh. Mineral seperti kalsium, fosfor, dan zink (seng) berperan penting dalam pembentukan pangkal bulu dan kesehatan kulit bebek.
-
Campurkan tepung tulang, tepung cangkang kerang, atau kalk pakan ke dalam ransum harian.
-
Zink sangat membantu mempercepat proses pembelahan sel pada folikel (lubang tumbuh) bulu.
4. Kurangi Stres & Amankan Lingkungan Kandang
Masa moulting adalah masa paling vulnerable (rentan) buat bebek. Tubuhnya terasa pegal, agak demam, dan kulitnya sensitif karena tertekan pertumbuhan tunas bulu baru. Bebek yang stres bakal menyerap nutrisi dengan sangat buruk.
5. Jemur Pagi Hari Secara Terukur
Sinar matahari pagi jam mengandung UV-B alami yang membantu pembentukan Vitamin D3. Vitamin ini krusial buat penyerapan kalsium dan menjaga imunitas kulit bebek.
-
Biarkan bebek kena paparan sinar matahari pagi sekitar 15–30 menit.
-
Hindari penjemuran terik di siang bolong karena bisa bikin kulit bebek yang gundul terbakar (sunburn) dan makin stres.
6. Kelola Manajemen Air Minum & Mandi
Bebek sangat suka air, tapi saat masa pertumbuhan bulu baru, kontrol akses mandi dengan bijak:
-
Fase Awal Tunas Bulu: Batasi akses kolam dalam agar tunas bulu muda yang masih basah (blood feathers) tidak patah atau mengalami infeksi bakteri dari air kolam yang kotor.
-
Sediakan Tempat Bilas Dangkal: Cukup sediakan wadah air yang bersih dan cukup dangkal agar mereka bisa membersihkan ketombe/selongsong bulu lama secara mandiri tanpa merusak bulu baru.


