Gubuku – Siapa bilang hobi merpati kolongan cuma buat bapak-bapak? Zaman sekarang, hobi burung merpati tinggi/kolongan udah level up jadi salah satu cabang e-sports versi kearifan lokal yang perputarannya penuh dengan cuan! Banyak anak muda Gen Z yang sukses menyulap hobi ini jadi bisnis peternakan merpati (breeding) beromset tinggi.
Tapi, buat mencetak merpati tinggi yang punya insting turun tajam, tembak presisi di dalam kolongan, dan langganan juara lapakan itu ada resep rahasianya. Gak cuma sekadar dijodohkan terus bertelur!
Penasaran gimana caranya? Yuk, ikuti panduan ternak merpati tinggi/kolongan pencetak juara berikut ini!
1. Pilih Indukan Jantan dan Betina Trah Juara
Kunci utama keberhasilan cetak burung juara ada di kualitas genetik atau trah darahnya. Istilah populernya: “Buah jatuh gak jauh dari pohonnya.”
Kriteria Indukan Jantan
-
Trah Jelas: Pilih jantan yang punya riwayat sering juara di lapakan atau minimal keturunan (bloodline) dari burung trah ternama.
-
Pegangan/Bodi: Punya struktur dada V (tegap), bulu halus/sutera, pegangan empuk lentur, dan pinggang rapat.
-
Gaya Terbang: Punya rekam jejak mental tinggi, gaya terbang stut kencang, dan berani turun mati (menembak tajam ke betina/matrass).
Kriteria Indukan Betina
-
Anakan/Trah Juara: Betina wajib berasal dari keturunan pejantan juara (darah murni).
-
Bentuk Fisik: Supit udang (tulang capit udang dekat anus) kaku dan rapat, mata jernih dan tajam (pupil merespons cepat), serta sayap yang rapat.
2. Desain Kandang Ternak yang Nyaman dan Higenis
Merpati yang stres atau gampang sakit gak bakal maksimal menetas apalagi merawat anakannya. Kandang ternak yang ideal harus memenuhi kriteria ini:
-
Sirkulasi Udara & Cahaya: Pastikan kandang mendapat sinar matahari pagi secara langsung. Sinar UV bagus buat metabolisme burung dan mencegah jamur.
-
Ukuran Kandang Jodoh/Kandang Baterai: Minimal ukuran per pasang.
-
Petarangan/Sarang: Sediakan sarang khusus dari tembikar/tanah clay atau kayu yang diberi alas serabut kelapa/rumput kering yang bersih.
3. Proses Perjodohan dan Perkawinan Sat-Set
Menjodohkan merpati sebenarnya gampang-gampang susah, tapi ikuti langkah simpel ini biar cepat match:
-
Saling Kenal (Giringan Awal): Masukkan jantan dan betina di kandang bersekat jaring selama 2–3 hari agar saling tatap.
-
Satukan Kandang: Jika jantan sudah mulai bekur (menghembuskan leher dan mendekati) dan betina mengangguk, satukan dalam satu kandang.
-
Proses Mandi dan Jemur: Mandikan pasangan merpati secara bersamaan lalu jemur berdampingan. Ini mempercepat ikatan (bonding) dan menaikkan birahi.
-
Proses Bertelur: Setelah kawin rutin, betina biasanya bertelur 2 butir dalam selang waktu 2 hari.
4. Nutrisi Pakan Super Kencang untuk Hasil Maksimal
Biar telur menetas sempurna dan anakan (piyik) tumbuh dengan tulang yang kuat, nutrisinya gak boleh asal jagung doang!
5. Perawatan Piyik hingga Siap Latih (Piyik Pastol)
Saat telur menetas dalam kurun waktu 17–19 hari, masa krusial pengeraman selesai dan berpindah ke pemeliharaan piyik.
-
Usia Hari: Biarkan indukan melintip (meloloh) anakannya secara alami. Pastikan pakan dan air minum indukan selalu melimpah dan bersih.
-
Usia 21 Hari: Piyik bisa mulai dipasang gelang/ring identitas peternakan (ring breeder) kamu sendiri buat membangun branding.
-
Usia 1 Bulan (Lepas Sapih): Pisahkan piyik ke kandang pembesaran/kandang umbaran. Beri pakan biji-bijian yang agak lunak dulu seperti kacang hijau basah atau jagung pecah.
6. Tahap Seleksi dan Pelatihan Awal (Mental Juara)
Gak semua piyik hasil ternakan langsung jadi juara. Perlu proses kurasi dan latihan (trainee):
-
Pelatihan Fisik (Bisa Terbang Matang): Biarkan piyik belajar terbang mengitari kandang (ngolong/kintar) sampai sayap dan otot dadanya kuat.
-
Melatih Giringan: Mulai giringkan piyik muda (usia 4–5 bulan) dengan betina pilihan yang karakternya tenang.
-
Latihan Jarak Gradual: Mulai latih lepas dari jarak hingga jarak lapakan penuh ().
-
Uji Kolongan: Latih burung masuk ke dalam tali kolongan dari ketinggian atas. Burung juara adalah burung yang mau menembak cepat ke arah matrass begitu melihat kelekan betina.


