Gubuku – Buat kamu para peternak muda atau pecinta kuda Gen Z, momen penyapihan (weaning) alias melepaskan anak kuda (foal) dari menyusu induknya adalah salah satu fase paling krusial. Kalau penanganannya keliru, foal bisa gampang stres, berat badannya anjlok, bahkan rentan kena penyakit saluran pencernaan.
Secara alami, anak kuda biasanya disapih saat berumur 4 sampai 6 bulan. Di usia ini, sistem pencernaannya sudah siap mengolah pakan padat, dan nutrisi dari ASI induknya sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan tumbuh kembangnya.
Biar proses weaning berjalan mulus tanpa drama, yuk simak panduan langkah demi langkah perawatan anak kuda lepas menyusu berikut ini!
1. Gunakan Metode Penyapihan Bertahap (Gradual Weaning)
Jangan langsung memisahkan anak kuda secara mendadak (abrupt weaning) jika tidak terpaksa, karena bisa memicu stres psikologis berat pada induk maupun foal.
-
Metode Pembatas Tatap Muka: Tempatkan induk dan anak kuda di kandang terpisah yang bersebelahan dan dibatasi pagar aman. Mereka masih bisa saling melihat, mencium, dan mendengar suara satu sama lain, tetapi tidak bisa menyusu.
-
Pemisahan Durasi Singkat: Mulailah memisahkan mereka selama 1–2 jam per hari, lalu tingkatkan durasinya secara bertahap selama 1–2 minggu sampai foal terbiasa mandiri total.
2. Transisi Pakan & Nutrisi yang Tepat
Sebelum disapih total, anak kuda harus sudah terbiasa mengonsumsi pakan padat sejak masih mendampingi induknya (creep feeding).
-
Rumput / Hay Berkualitas Tinggi: Sediakan rumput segar pilihan atau hay (rumput kering) yang lembut dan kaya protein (seperti rumput alfalfa atau rumput gajah muda) secara ad libitum (selalu tersedia).
-
Pakan Konsentrat Khusus Foal: Berikan pakan konsentrat dengan kadar protein sekitar 14–16% yang diformulasikan khusus untuk pertumbuhan tulang dan otot kuda muda.
-
Air Bersih & Mineral Block: Pastikan air minum bersih selalu tersedia 24 jam. Pasang juga batu mineral (mineral lick block) di kandang agar anak kuda bisa memenuhi kebutuhan garam dan mikro mineralnya secara mandiri.
3. Manajemen Kandang & Lingkungan Bebas Stres
Lingkungan yang aman dan nyaman sangat penting untuk menjaga imun anak kuda yang baru disapih agar tidak drop.
-
Pagar Kandang yang Aman: Pastikan pagar tidak memiliki celah tajam, paku menonjol, atau kawat berduri. Anak kuda yang sedang mencari induknya sering kali bertingkah aktif atau mencoba melompati pagar.
-
Teman Sebaya (Weanling Buddy): Tempatkan anak kuda bersama foal lain yang seusia atau kuda dewasa yang tenang (companion horse). Kuda adalah hewan sosial; memiliki teman di kandang akan meredakan kecemasan mereka secara signifikan.
-
Kebersihan Area Tidur: Gunakan alas kandang (bedding) dari serbuk kayu atau jerami kering yang tebal dan bersih untuk mencegah infeksi kuman serta menjaga suhu tubuh tetap hangat.
4. Program Kesehatan & Perawatan Rutin
Anak kuda yang baru lepas menyusu sangat rentan terhadap serangan parasit dan infeksi penyakit.
-
Obat Cacing (Deworming): Lakukan pemberian obat cacing sesuai petunjuk dokter hewan. Penyapihan adalah masa di mana cacing ascarid (Parascaris equorum) paling sering menyerang foal.
-
Vaksinasi: Pastikan jadwal vaksinasi dasar (seperti tetanus dan flu kuda) sudah berjalan sesuai rekomendasi medis.
-
Perawatan Kuku (Farrier): Kuku anak kuda tumbuh cepat. Lakukan pemeriksaan dan pemotongan/pembentukan kuku rutin setiap 4–6 minggu agar struktur kaki tumbuh simetris dan kuat.


